Politik    Sosial    Advertorial    Ekonomi    Editorial    Hukum    Keagamaan    Kecelakaan    Kesehatan    Kriminalitas    Lingkungan    Lipsus    Musik    Sport   
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Kesehatan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Kesehatan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

[Advertorial] Tanah Bumbu Calon Penerima Penghargaan Bidang Kesehatan

TANAH BUMBU,
Komitmen Pemkab Tanah Bumbu dalam mewujudkan realisasi program kesehatan masyarakat yang lebih merata, mandiri, dan berkeadilan sesuai dengan Visi dan Misi Dinas Kesehatan (Dinkes) mendapat perhatian serius dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Tim Verifikasi Kemenkes, Selasa (6/10/15) lalu, berkunjung ke Kabupaten Tanah Bumbu dalam rangka melakukan verifikasi data dan melihat langsung kenyataan di lapangan terkait program dan kebijakan Pemkab Tanah Bumbu bagi masyarakat di Bidang Kesehatan.


Tim terdiri dari Kepala Pustanserdik Kemenkes, Dra Meinarwati, Apt. M.Kes selaku Ketua Rombongan dan anggotanya antara lain Ismawiningsing, SKM, MKM, drg Dian Muliani, MPH, Febrina Wulan, SKM, dan Putri Nur Hanifah, SKM disambut oleh Penjabat Bupati Tanah Bumbu, Drs. H. Wahyuddin, MAP, Sekdakab Tanah Bumbu, Drs. H. Said Akhmad, MM serta Pejabat di lingkungan Pemkab Tanah Bumbu.

Mereka juga didampingi oleh Suroto, SKM, M.Kes dari Poltekkes Banjarbaru, Drs. Akhmad Fauzi dan Hendra Fitriadi, SKM dari Dinkes Propinsi Kalimantan Selatan, serta Kepala Loka Litbang P2B2 Tanah Bumbu, dr. Hijaz Nuhung, M.Kes.  

Dra. Meinarwati, Apt, M.Kes, mengatakan  kedatangan Tim Verifikasi Kemenkes RI ke Tanah Bumbu bertujuan untuk melakukan verifikasi dan mendapatkan keterangan langsung dari pemerintah daerah Tanah Bumbu, terkait dukungan pemerintah di bidang kesehatan.

Menurut Meinarwati, data-data serta bukti di lapangan yang ditemukan nanti akan dibawa untuk diekspose di Pemerintah Pusat sekaligus sebagai rujukan mendapatkan Penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada Tahun 2015 dari Kemenkes RI.

"Penganugerahan Penghargaan Bidang Kesehatan nanti akan diberikan kepada perseorangan maupun institusi yang mendukung penuh program kesehatan melalui berbagai kebijakan-kebijakan yang diambil. Puncak penyerahan piagam akan dilakukan pada saat Peringatan Hari Kesehatan Nasional," katanya.

Dikatakan Meinarwati, selama di Tanah Bumanbu, dirinya bersama Tim Verifikasi sudah mengunjungi beberapa  tempat pelayan kesehatan seperti Puskesmas Satui sekaligus melakukan dialog dengan Kepala Puskesmas berserta stafnya.

Selanjutnya mengunjungi Puskesmas Kecamatan Kusan Hilir yang tak satu pun ditemukan adanya keluhan dan pengaduan dari masyarakat terkait layanan kesehatan. Karena Pemerintah Daerah telah menggratiskan biaya layanan kesehatan terhadap mereka semua.

Hal lain yang cukup berkesan dirasakan Tim Verifikasi terhadap sistem pelayanan kesehatan di Tanah Bumbu adalah terjadwalnya pola kerja bidan yang siaga 24 jam sebagaimana yang terlihat di Poskesdes Mekarjaya. Setiap desa juga memiliki fasilitas Ambulance Desa sehingga lebih mempermudah pelayanan terhadap masyarakat.

"Banyak faktor yang memberikan nilai tambah bagi Tanah Bumbu pada saat verifikasi. Seperti pelayanan kesehatan gratis, adanya ambulance desa, dan tenaga bidan yang selalu siap siaga di  Poskesdes," kata Meinarwati seraya mendukung penuh terhadap Pemkab Tanbu yang saat ini juga dapat merealisasikan program "Satu Milyar Satu Desa" melalui APBD  sehingga layanan kesehatan terhadap masyarakat bisa lebih meningkat.

Terkait hal itu Penjabat Bupati Tanah Bumbu menyambut baik atas  kedatangan tim verifikasi dari Kemenkes yang secara langsung dapat melihat layanan kesehatan di masyarakat.

Melalui kunjungan tersebut diharapkan dapat memotivasi Aparatur Pemkab Tanah Bumbu dan jajaran tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan kontribusi terhadap pelayanan di bidang kesehatan sehingga berdampak langsung pada derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Bumbu.

Wahyuddin juga berharap kedatangan Tim dari Kemenkes dapat memberikan masukan dan inovasi baru kepada Pemerintah Daerah, sehingga ke depannya sistem layanan kesehatan di Tanah Bumbu menjadi lebih baik lagi.

Kepala Dinkes Tanah Bumbu, H.M. Damrah, S.Sos, M.Si mengatakan Kabupaten Tanah Bumbu merupakan satu-satunya wilayah di Propinsi Kalimantan Selatan yang mendapat kunjungan dari Tim Verifikasi Lapangan Kementerian Kesehatan sebagai Calon Penerima Penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada.

"Program layanan kesehatan di Tanah Bumbu juga dibantu oleh SKPD lain seperti TP PKK, Kantor Ketahanan Pangan Daerah melalui Lomba Menu Makanan Bergizi dan Sehat, Badan Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak, Disporabudpar, BKD dan sejumlah SKPD lainnya," kata Damrah. (Adv/Relhum)

Tanah Bumbu Terima Penghargaan Kesehatan


TANAH BUMBU, 
Pelaksanaan visi dan misi Pemkab Tanah Bumbu di bidang kesehatan akhirnya membuahkan hasil dengan penghargaan sari Kementerian Keaehatan RI.

Pemkab Tanah Bumbu berhasil meraih penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada (MKBH) Tahun 2015 dari Pemerintah Pusat karena dianggap telah berhasil memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan di bidang kesehatan.

Penyerahan penghargaan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, dr. Untung Suseno Sitarjo, M.Kes kepada Penjabat Pj Bupati Tanbu, Drs. H. Wahyuddin, M.AP yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, H. Damrah di Jakarta, Jumat (27/11/15) lalu.

Sebagaimana yang tersurat dalam Visi dan Misi Pemkab Tanah Bumbu yang selama ini ingin Mewujudkan Sumberdaya Manusia Berkualitas dan Berdaya Saing Dengan Peningkatan Akses Layanan Pendidikan Dan Kesehatan Yang Terjangkau, yakni diwujudkan dengan layanan Rawat Jalan Gratis di Tingkat Puskesmas dan Rumah Sakit, Rawat Inap Gratis di Puskesmas Perawatan dan Ruang Kelas III RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor, Persalinan Normal Gratis Tingkat Puskesmas, Persalinan Gratis di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor baik secara normal maupun dengan tindakan Sectio Cesaria, Vacum Extrasi, Curetage, Teknik Rangsangan, dan Layanan Rujukan ke Rumah Sakit Rujukan. (Rel/ISp)




2 Persen Pembayaran BPJS Ditanggung, Gaji Tambahan Honorer 200 Ribu

TANAH BUMBU,
"Pemerintah Daerah akan mendaftarkan Tenaga Honorer dan Kontrak menjadi peserta BPJS Kesehatan mulai tahun 2016. Ini sebagai kepedulian Pemerintah Daerah untuk melindungi dan bertanggung jawab pada kondisi kesehatan Pegawai."

Demikian diungkapkan oleh Drs. Said Akhmad, MM, Sekdakab Tanah Bumbu, beberapa waktu lalu pada Sosialisasi Kepesertaan BPJS Kesehatan Bagi Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Tanah Bumbu.

Para Peserta terdiri dari Sub Bagian Umum dan Kepegawaian atau yang membidangi, dan Sub Bagian Keuangan di SKPD Pemkab Tanah Bumbu. Adapun Narasumber adalah Kepala Unit Pemasaran BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Ira Ida Sanjaya, SKM, MM.

Hadir pada acara sosialisasi itu; Sekdakab Tanah Bumbu, Drs. Said Akhmad, MM selaku pembuka acaea sosialisasi, Asisten Bidang Administrasi Umum, Mukhlis, SH, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Roswandi Salem, S.Sos, MM, dan Kepala Cabang BPJS Tanah Bumbu Muhammad Julian.

Menurut Sekdakab pula, terdaftarnya jadi peserta diharapkan dapat mengurangi beban pribadi Honorer jika nanti mengalami masalah kesehatan. Ia juga berharap pelayanan BPJS selain nyaman sehingga tidak muncul keluhan dari Peserta.

Sementera itu Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Roswandi Salem, S.Sos, MM, dalam sambutannya mengatakan setiap bulannya iuran BPJS dibayar sebesar 5 persen dari gaji per bulannya bagi Pegawai. Pemerintah Daerah membantu pembayaran iuran sebesar 3 persen, sedangkan 2 persennya ditanggung Peserta. 
"3 persen pembayaranya dikelola oleh Pemerintah Daerah melalui BPKAD. Sedangkan yang 2 persen akan dibayarkan oleh para Peserta melalui Bendahara di SKPD-nya masing-masing," ungkap Roswandi.

Keberpihakan Pemerintah lainnya pada Honorer dan Tenaga Kontrak, yaitu pada tahun 2016 ini mereka mendapatkan kenaikan atau tambahan gaji sebesar Rp. 200 ribu. (Relhum/Adv)

 






Cegah ISPA, Ribuan Masker Dibagikan

TANAH BUMBU,
Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu membagikan setidaknya 6 ribu masker kepada masyarakat, Senin (14/9/15).

Pembagian masker tersebut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Bagian Humas Setdakab dan Polres Tanah Bumbu, dimulai serentak pada jam 07.00 WITa.

Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu melalui Kasi Penyehatan Lingkungan, Adventina, mengatakan pembagian masker dilakukan secara serentak di 3 titik yang kualitas udaranya sedang menurun akibat kabut asap kebakaran hutan. 

"Ada 3 tempat pembagian masker serentak pada hari ini, yaitu di Kecamatan Simpang Empat, Batulicin, dan Kusan Hilir, masing-masing titik lokasi mendapat 2 ribu masker" ujar Adventina. 
 
Menurutnya, pembagian masker kepada masyarakat merupakan upaya dari Dinas Kesehatan untuk mencegah bertambahnya penderita ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) di Tanah Bumbu.

"Sepanjang bulan Juli ke Agustus ada sekira 500 orang terkena ISPA, mengalami peningkatan dikarenakan kabut asap," ujar Saiful Fahrin, Petugas Surveilance pada Dinas Kesehatan Tanah Bumbu. 

Untuk mencegah terserang penyakit ISPA masyarakat diimbau untuk memakai masker atau penutup hidung saat keluar rumah, menerapkan perilaku sehat dan bersih, serta menjaga kondisi kesehatan tubuh dengan makanan bergizi. (Relhum)

Laka Laut, Pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan Tewas

ilustrasi
KOTABARU,
Seorang Pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan Batulicin yang ingin sedang bertugas, tewas pada kecelakaan di perairan Selat Laut Kotabaru, Kamis (30/7/15).

Speedboat yang ditumpangi Heri Susanto (26), Pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan Batulicin diperkirakan berangkat pada jam 08.00 WITa menuju ke Kotabaru. Pegawai yang naas itu rencana akan melakukan pemeriksaan terhadap semua kru kapal yang sedang berlabuh di perairan Kotabaru.

Dalam perjalanan tugas tersebut, speedboat yang ditumpanginya bertabrakan dengan perahu motor, yang menurut beberapa sumber bermuatan kayu berasal dari arah Kotabaru. Peristiwa kecelakaan itu diperkirakan terjadi sekira jam 08.30 WITa.

Belum diketahui penyebab kecelakaan tersebut. Operator speedboat yang belum diketahui namanya itu dalam kondisi koma. Dari pihak perahu motor tak ada korban. Sedangkan Pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan yang tewas dan operator speedboat yang koma dievakuasi ke RSUD Kotabaru. (JCO)

Puluhan Dokter Gadungan Resahkan Warga

TANAH BUMBU,
Puluhan orang yang diperkirakan berasal dari luar daerah, mengaku sebagai tenaga medis dan kesehatan, mendatangi rumah para warga di Desa Sungai danau Kecamatan satui.

Mereka yang diperkirakan sebagai tenaga medis dan kesehatan gadungan itu, berpencar dalam melakukan aksinya mengunjungi rumah warga. Modus mereka adalah melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan terhadap warga yang didatangi, kemudian meminta bayaran yang ditentukan. Aksi itupun membuat para warga yang didatangi resah.

Saat ditanya asal, mereka ada yang mengatakan dari Banjarmasin, Martapura dan Banjarbaru. Diminta untuk menunjukkan surat tugas dan ID Card, mereka berdalih macam-macam yang intinya tak bisa menunjukkan semua itu.

Untuk melancarkan aksinya puluhan orang yang diduga berasal dari Sulawesi itu menyewa rumah warga di kawasan RT 25 Desa Sungai Danau.

Untunglah warga tak mudah menerima mereka begitu saja, karena warga selama ini untuk pemeriksaan kesehatan dan pengobatan pergi ke Puskesmas setempat.

Para warga pun melaporkan hal itu ke Ketua RT setempat dan Kepala Desa, yang kemudian menghubungi pihak Polsek setempat, namun tak mendapat tanggapan. (Eddy)

BRI Serahkan Bantuan CSR ke Pemkab Tanah Bumbu

TANAH BUMBU,
Pemkab Tanah Bumbu menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Rakyat Indonesi (BRI) Cabang Batulicin berupa 1 unit mobil Ambulance untuk penunjang RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor.

�Penyerahan bantuan ini adalah wujud kepedulian BRI terhadap masyarakat melalui program Pemerintah Daerah di bidang kesehatan,� kata Kepala BRI Kantor Cabang Batulicin, Ganang Imam Waskito pada saat menyerahkan bantuan Mobil Ambulance secara simbolis kepada Sekretaris Daerah, Drs. Said Akhmad, MM didampingi Direktur RSUD, drg. R.  Harry Dharmawan, S.M.Kes, beserta sejumlah petugas BRI.

�Ada beberapa wilayah kecamatan yang  jaraknya memang cukup jauh dari pusat pemerintahan.  Dengan mobil Ambulance ini semoga layanan kesehatan masyarakat yang tinggal disana lebih mudah dilakukan,� kata Said Akhmad. 
 

Secara terpisah Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming juga mengatakan hal yang sama. Dengan bantuan CSR Mobil Ambulance tersebut di sisi lain diharapkan lebih mempererat hubungan kerjasama yang baik antara BRI dengan Pemerintah Daerah.

Bentuk kerjasamayang sudah  terjalin selama ini adalah upaya penyaluran dana program 1 Milyar 1 Desa melalui rekening BRI yang dimulai sejak awal tahun 2015. Tidaklah berlebihan jika saat ini BRI juga turut peduli terhadap kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu di bidang kesehatan.
 
Melalui dana CSR-nya, BRI ke depan juga diharapkan bisa turut peduli terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat baik di bidang pendidikan berupa program biaswa, pembangunan infrastruktur, dan jenis pelayanan lainya.

�Keberhasilan program ini menjadi tantangan kita bersama. Dengan kerjasama yang baik antara pihak BRI dengan Pemerintah Daerah kami harap kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih meningkat,� harap Bupati. (Adv/relhum) 

Jadi Polisi Gadungan Demi Sang Tunangan

Rido, Sang Polisi Gadungan
TANAH BUMBU,
Polsek Batulicin mengamankan Rido Selamat Hijrah (21), warga Desa Karang Rejo Kecamatan Karang Bintang, pada Rabu (11/11/15).

Yang bersangkutan diamankan atas laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, yang merasa ditekan oleh Rido terkait perpanjangan Surat Kontrak Kerja tunangannya yang berkerja sebagai Tenaga Kesehatan di Puskesmas Batulicin.

Menurut Drg Puji Lestari, Kepala Puskesmas Batulicin, yang bersangkutan sempat mencarinya ke tempat kerja. Dikarenakan ia sedang berada di kantor Dinas Kesehatan, maka yang bersangkutan tak sempat ketemu.

Menurut keterangan Kapolsek Batulicin, Iptu Ferdinand Esau Numbery, atas laporan yang ia terima terkait Rido yang mengaku sebagai Anggota Polres Tanah Bumbu, ternyata setelah diselidiki yang bersangkutan sama sekali bukan Anggota Polri, atau Polisi Gadungan.

Kini yang bersangkutan sedang menjalani proses atas perbuatannya yang telah mencemarkan nama institusi Kepolisian itu. (ISp)

Tanah Bumbu Dorong Peningkatan Populasi Ternak

TANAH BUMBU,
Pemkab Tanah Bumbu melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanpanak) terus mendorong peningkatan jumlah populasi sapi dan kerbau melalui program Gertak Birahi dan Inseminasi Buatan (GBIB).

Kepala Distanpanak, Drs. Abdul Karim, MM mengatakan, pelaksanaan program GBIB adalah bagian upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan jumlah populasi ternak khususnya sapi dan kerbau agar ketersediaanya tidak semakin berkurang. 
 
Menurut Abdul Karim, program GBIB merupakan satu cara yang tepat untuk lebih meningkatkan birahi sapi dan kerbau agar mudah melakukan proses perkawinan. Dengan cara itu potensi kehamilan sapi dan kerbau menjadi lebih cepat untuk menghasilkan keturunan yang baru. 

Berdasarkan data sensus peternakan tahun 2014 jumlah populasi ternak sapi potong di Tanah Bumbu ada sebanyak 18.325 ekor. Sedangkan jumlah populasi kerbau ada sebanyak 1.665 ekor.
Melalui program GBIB diharapkan mengalami swasembada daging, sehingga target pemerintah daerah tahun ini untuk melakukan GBIB sebanyak 2.200 sapi dan kerbau sebanyak 50 ekor bisa dilaksanakan.

Sosialisasi program GBIB berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 07 sampai dengan 09 Oktober 2015 di 3 wilayah.
Wilayah pertama meliputi Kecamatan Simpang Empat, Batulicin, Karang Bintang, dan Kecamatan Mantewe. Sedangkan wilayah kedua meliputi Kecamatan Kusan Hilir, Kusan Hulu, dan Kecamatan Sungai Loban. 

Kemudian wilayah ketiganya meliputi Kecamatan Angsana, Satui, dan Kuranji. Pelaksanaan program GBIB, juga melibatkan petugas Balai Pengembangan Terbaik Unggul (BPTU) Pelaihari Kabupaten Tanah Laut (Tala), Dinas Peternakan Propinsi Kalimantan Selatan, Balai Veteriner Kota Banjarbaru, dan Kepala Puskeswan Tanah Bumbu beserta petugas Inseminasi Buatannya.

Pemerintah Daerah juga melakukan sejumlah program lain seperti peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor peternakan agar petugas di lapangan menjadi lebih profesional dan berwawasan agribisnis.

Lebih dari itu Pemerintah pun menyediakan pelayanan kesehatan ternak, kebutuhan pakan ternak dan melaksanakan program pengembangan ternak unggulan seperti sapi, kambing, ayam, dan itik termasuk juga menyiapkan sarana dan prasarana serta penyelenggaraan kesehatan bagi pernak. (Relhum)

[Advertorial] Pj Bupati Tanah Bumbu Kunjungi Warga di Perbatasan

TANAH BUMBU,
Menjelang didadakannya Pemilukada di Tanah Bumbu, Pj Bupati Tanah Bumbu, Drs. H. Wahyuddin, M.AP menyempatkan diri mengunjungi warga Tanah Bumbu yang berada di perbatasan dengan Kabupaten Banjar, Selasa (3/11/15).

Yang menjadi tujuan kunjungan tersebut adalah warga Desa Dadap Kecamatan Kusan Hulu. Kepada warga disini Pj Bupati Tanah Bumbu berharap partisipasi warga lebih meningkat untuk mengikuti Pemilukada tahun 2015 ini daripada Pemilukada yang lalu.
 
Menurut Pj Bupati, satu dari tugasnya adalah untuk mengantarkan pelaksanaan Pemilukada tahun 2015 berjalan dengan baik. Untuk itulah ia berjanji akan terus berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik ke masyarakat khususnya yang berada di wilayah perbatasan. 


Masih minimnya sarana pendidikan dan kesehatan di wilayah tersebut saat ini akan menjadi tugas besar seluruh jajaran Pemerintah Daerah untuk bisa mewujudkan. 


"Melalui musyawarah dan aspirasi masyarakat disini, kami akan usahakan agar sarana pendidikan dan kesehatan nanti dapat segera terpenuhi, supaya kesejahteraan masyarakat bisa lebih merata," kata Wahyuddin.


Pj Bupati pun bersyukur berkat pelaksanaan program 1 Milyar 1 Desa di Kabupten Tanah Bumbu, pembangunan infrastruktur jalan di kawasan Desa Dadap saat ini terealisasi. Jalan desa sepanjang 13 km yang awalnya rusak berat di desa tersebut saat ini sudah diperbaiki hingga tahap pengerasan dengan menelan biaya sekira Rp 600 juta. 

"Setidaknya kondisi ini bisa kita syukuri. Selanjutnya kami akan berupaya melengkapai sarana kebutuhan masyarakat yang lain," ujarnya. (Adv/Relhum)

Tanah Bumbu Bebas Penyakit Polio


TANAH BUMBU,
"Kita akan lakukan semacam sweeping untuk memastikan tak ada target yang terlewatkan."

Hal itu diungkapkan oleh H. Damrah, Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, Selasa (15/3/16).

Dengan berakhirnya pelaksanaan PIN Polio hari ini, menurut H. Damrah, akan ditambah waktunya selama 3 hari sampai tanggal 18 Maret 2016, agar tak ada target yang terlewati. Dinas Kesehatan Tanah Bumbu memasang target 26.835 anak yang menerima vaksin polio.

Ketika disinggung apakah terdapat anak yang menderita polio di wilayah Tanah Bumbu, H. Damrah menyatakan tidak ada. (ISP)

Tanah Bumbu Tingkatkan Kemampuan Dokter Spesialis

TANAH BUMBU,
Tanah Bumbu terus meningkatkan kemampuan para Dokter Spesialis terkait pelayanan kesehatan kepada warganya.

Pada 2015 yang lalu 3 Dokter Spesialis di RSUD dr. H. Abdurrahman Noor Kabupaten Tanah Bumbu disekolahkan. Mereka melanjutkan jenjang spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang Jawa Tengah, yakni Dokter Spesialis Radiologi, Dokter Spesialis Patologi Klinik, dan Dokter Spesialis Anestesi.
 

Program peningkatan kemampuan dokter spesialis tersebut menggunakan dana APBD Propinsi Kalsel sebanyak 2 orang dan dari Beasiswa Kementerian Kesehatan 1 orang.

Demikian seperti yang diungkapkan Direktur RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor, Harry Darmawan melalui Kasi Diklat dan Penyuluhan, Rusdiansyah, beberapa waktu lalu. (Adv/Relhum)

 

Warga Temanggung Tewas Pada Kecelakaan Speedboat

KOTABARU,
Kecelakaan tabrakan antara speedboat dengan perahu motor (jenis balapan) yang menewaskan Heri Susanto, Petugas Kesehatan Pelabuhan Batulicin, cuma berjarak sekira 100 meter dari pelabuhan milik PT Pelindo III Kotabaru (pelabuhan panjang).

Diduga penyebab kecelakaan tersebut karena pandangan Motoris speedboat, Musa (34) dalam kondisi kritis dan dirawat di RSUD Kotabaru.


Tak ada korban di pihak perahu motor, yang sedianya akan menuju ke Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir setelah para penumpangnya usai belanja Sembako di pasar Kotabaru.

Syamsudin (50), pengemudi perahu motor, warga Desa Langadai, usai kejadian diperiksa oleh pihak Polair Polres Kotabaru.

"Setelah korban yang tewas dibersihkan, selanjutnya dibawa ke Banjarmasin dan akan diterbangkan ke Temanggung Jawa Tengah," kata Andi Syarif, Koordinator Kesehatan Pelabuhan Batulicin.

Implementasi Konkrit Manajemen Illahiyah di Tanah Bumbu

TANAH BUMBU,


Jajaran Pemkab Tanah Bumbu terus berupaya mengimplementasikan nilai-nilai �Manajemen Illahiyah� secara konkrit di tengah masyarakat. Nilai-nilai keagamaan yang terangkum dalam sistem �Manajemen Illahiyah� diharapkan tidak hanya sekedar menjadi selogan atau simbolis belaka dalam penerapannya.

�Nilai-nilai Manajemen Illahiyah hakekekatnya perlu kita pahami secara luas. Intinya adalah untuk meningkatkan kualitas moral yang lebih baik,� kata Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming.


Bupati menambahkan, tidak sedikit program daerah khususnya di bidang keagamaan yang secara tidak langsung diproyeksikan untuk mendorong penerapan nilai-nilai Manajemen Illahiyah.


Sehingga program keagamaan yang awalnya dirintis Bupati pertama Tanah Numbu, dr. HM. Zairullah Azhar tersebut, saat ini pelaksanaannya menjadi lebih konkrit sesuai kebutuhan riil di masyarakat.


Program daerah tersebut jelas Bupati, antara lain penyaluran beasiswa bagi para santri berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke Hadramaut, Yaman.

Kemudian pemberian jaminan kesehatan bagi para ulama se Kabupaten Tanah Bumbu, peningkatan wawasan keagamaan masyarakat melalui program ziarah, penyaluran dana hibah untuk membangun mesjid, dan sejumlah program keagamaan rutin lainnya yang sudah berlangsung setiap tahun.


Semua itu bertujuan untuk membangun bangsa yang lebih baik melalui pendekatan agama yang terangkum dalam sistem Manajemen Illahiyah. Bukan berarti Manajemen tersebut saat ini hilang, tapi pelaksanaannya yang saat ini agak berbeda�, tegas Mardani.


Secara terpisah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanah Bumbu, HM. Fadly Muis juga mengakui tidak sedikit manfaat program daerah khususnya di bidang keagamaan yang saat ini dirasakan oleh masyarakat.


Sejumlah tempat ibadah yang awalnya terkesan kurang layak untuk ditempati, saat ini berdiri kokoh berkat adanya bantuan hibah dari pemerintah daerah.


Program jaminan kesehatan terhadap para Ulama juga turut menambah semangat mereka dalam upaya menyampaikan syiar agama kepada masyarakat.


Semangat ini ditambah dengan adanya program beasiswa bagi para santri ke Hadramaut dengan harapan mereka yang lulus dari sana bisa belajar dan mengamalkan syiar-syiar agama kepada masyarakat di daerah. 

�Ini semua bagian dari Implementasi sistem Manajemen Illahiyah. Melalui dukungan pemerintah semoga ke depannya berjalan dengan baik dan lebih memberikan nilai positif terhadap peningkatan kualitas moral di masyarakat,� kata HM. Fadly Muis. (Relhum)




STIKES Darul Azhar Wisuda 90 Kelulusan

TANAH BUMBU,
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Darul Azhar Batulicin menyelenggarakan Wisuda atas lulusan D-III Kebidanan dan S-1 Keperawatan ke 6 Tahun Akademik 2014/2015 di Gedung Mahligai Bersujud, Kapet, Batulicin, Sabtu (10/10/15) pekan lalu.

Pelantikan lulusan kebidanan dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Kepala Bidang Farmasi dan Litbang, Drs. H. Akhmad Yanie, M.Si, APT didampingi Ketua STIKES Darul Azhar Batulicin, DR. Ir. H. Budi Santoso, M.Si, sedangkan prosesi pengambilan sumpah dan janji dilakukan oleh Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Propinsi Kalimantan Selatan, Tut Barkinah, S.S.IT, M.Pd.
  
Selain itu juga dihadiri oleh beberapa Kepala SKPD terkait di lingkup Pemkab Tanah Bumbu, serta Ketua Yayasan Pendidikan Islam Darul Azhar Bersujud, dr. HM. Zairullah Azhar,M.Si dan tamu undangan lainnya. 

Adapun lulusan terbaik Program Studi D-III Kebidanan diraih oleh Amalia Chandra, A.Md.Keb dengan IPK 3,91, Dewi Rasana Sakti, A.Md.Keb dengan IPK 3,57, dan Maulida Mustika, A.Md.Keb dengan IPK 3,50.

Untuk lulusan terbaik Program Studi Ilmu Keperawatan (S-1) diraih oleh Abdul Azis, S.Kep dengan IPK 3,54, Wattini, S.Kep dengan IPK 3,54 dan Wudy Maulana, S.Kep dengan IPK 3,38.

Ketua STIKES Darul Azhar Batulicin, DR. Ir. H. Budi Santoso, M.Si mengatakan Wisuda mahasiswa /mahasiswi tersebut merupakan yang ke 6 kalinya dilaksanakan. (Relhum)

KPUD Kotabaru "Ngotot" Pasangan Sayyed Jafar dan Burhanuddin Tak Penuhi Syarat

KOTABARU,
KPUD Kotabaru tetap pada keputusan yang diambilnya; mengangap Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru, Sayyed Jafar Al Iderus - Burhanudin, pada waktu menyerahkan berkas dukungan Parpol pengusung itu tetap tidak memenuhi syarat.

Hal itu diungkapkan Yuliyanto, Komisioner Panwalihkada Kotabaru yang bertindak sebagai Pimpinan Sidang Musyarawah Sengketa Pilkada; permohonan oleh pihak Sayyed Jafar Al Iderus - Burhanuddin oleh Termohon ditanggapi bahwa apa yang sudah diputuskan KPUD sudah sesuai aturan, pada Sidang Ketiga Sengketa Pilkada di Panwaslih Kotabaru, Sabtu (15/8/15).

"Kami tetap bersikukuh dengan keputusan kami. Kami tidak bisa menerima perdamaian di sidang musyawarah sengketa Pilkada ini," kata M. Erfan, Ketua KPUD Kotabaru.

Ditambahkan M. Erfan, apapun keputusan Pimpinan Sidang besok, Minggu (16/8/15), pihaknya akan mengikuti. Selanjutnya mengenai pendaftaran kembali Bakal Calon Bupati Kotabaru, Sayyed Jafar Al Iderus - Burhanudin; akan diatur ulang tentang pendaftaran yang bersangkutan, kalau keputusan Panwaslihkada memutuskannya, dan KPUD akan kejar tayang. 

Menurut M. Erfan pula, mereka juga harus memenuhi syarat lainnya diantaranya; pemeriksaan kesehatan, pengadilan niaga, laporan kekayaan ke KPK, SKCK, syarat pengadilan negeri yang menyatakan tidak pernah dihukum penjara, dan lainnya.

"Batas waktu pemenuhan syarat-syarat itu akan kami buat," terang M. Erfan. (Wan)


Tim Pemenangan Pasangan DaDi Kampanye Dialogis di Satui


TANAH BUMBU, 
Tim Pemenangan Pasangan DaDi atau Dani-Dian melakukan kampanye dialogis di Kecamatan Satui, Selasa (27/10/15).

Kampanye Dialogis disambut antusias oleh warga di Desa Sinar Bulan, Sungai Danau dan Makmur Mulia.

Calon Wakil Bupati Tanah bumbu, H. Sudiannoor (H. Dian) mengatakan, kedatangannya hanya untuk bersilaturahmi dan memperkenalkan diri kepada warga, meminta doa dan restu kepada para Tokoh Warga dan Tokoh Agama; mengemban amanah mendampingi Calon Bupati Tanah bumbu, Mardani H. Maming untuk periode 2016-2021.

Burhansyah, Mantan Anggota DPRD Tanah Bumbu dari Tim Sukses Pemenangan mengatakan, mengapa mayoritas warga Tanah Bumbu masih menghendaki Mardani H. Maming mencalonkan kembali sebagai Bupati Tanah Bumbu; itu karena warga masih mempertahankan program yang sedang berjalan saat ini seperti kesehatan dan pendidikan gratis, perbaikan infrastruktur jalan, irigasi pertanian, pembangunan jembatan terpanjang di Indonesia untuk menyatukan Tanah Bumbu dan Kotabaru, serta masih banyak lagi program Mardani H. Maming yang masih terus di pertahankan dan dilanjutkan.

Syahrifin, Anggota DPRD Tanah Bumbu dari Komisi III yang ikut dalam Tim Pemenangan, memberikan bantuan dana sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan Pesantren Alfalak di Desa Makmur Mulia. (Herry)

Grasstrack Kotabaru Diikuti 70 Crosser

KOTABARU,
Calon Wakil Bupati Kotabaru, M. Rezki Oktavianor yang berpasangan dengan Rudy Suryana, membuka secara resmi tanda dimulainya Kejurnas Grasstrack di Sirkuit Desa Kemuning, Sabtu (24/10/15).

M. Rezki Oktavianor mengatakan, dengan digelarnya Grasstrack seri III dan Seri Penutupan Kejurnas Grasstrack yang digelar di Kotabaru ini harus menjadi kesadaran bagi Pemkab Kotabaru terhadap minat olahraga warganya yang luar biasa khususnya otomotif. Hal ini dibuktikan oleh banyaknya penonton dan Peserta yang diikuti 70 Crosser di berbagai kelas.

"Semoga ke depannya Pemkab Kotabaru bisa memfasilitasi, bukan hanya Grasstrack, juga olahraga otomotif lainnya sehingga bakat-bakat dan minat Crosser dapat dikembangkan dan tak ada lagi balapan liar di jalan raya, " ungkap Rezki.

Selanjutnya kata Rezki, kepada para Crosser daerah ajang seperti ini dapat dijadikan batu loncatan dan motivasi untuk mengikuti event lain di luar daerah.

Dalam sambutannya Rezki Oktavianor mengapresiasi berbagai pihak antara lain Polres Kotabaru, BPBD, Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Kotabaru yang turut mendukung event ini.

Syahrianyah (Inyiek), Humas BKW Peduli selaku penyelenggara mengatakan, event kali ini didukung oleh PT Buana Karya Wiratama (BKW) dan H. Tajerian Noor selaku Owner,  yang ingin membangkitkan kembali dan menyediakan tempat bagi Crosser daerah di tanah kelahirannya dengan harapan akan muncul Crosser muda berbakat daerah .

"Event kali ini  tidak ada tiket masuk bagi warga yang ingin menonton, digratiskan. Diperkirakan penonton dalam 2 hari (Sabtu, Minggu ) bisa mencapai 10 ribu penonton lebih," prediksi Inyiek. (IwanJbt14)


Mardani H Maming Sampaikan Maaf dan Perpisahan

TANAH BUMBU,
"Meskipun nantinya saya tidak lagi menjabat sebagai Bupati, hendaknya PNS dan PTT sebagai abdi negara jangan sampai berkurang tingkat disiplinnya. Saya harap disiplin pegawai terus dijaga. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dan terbengkalai."

Hal itu disampaikan oleh Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming yang pada September 2015 nanti telah akan habis masa jabatannya. Ini disampaikannya di hadapan seluruh PNS dan PTT di lingkup Pemkab Tanah Bumbu yang hadir pada acara halal bilhalal di komplek perkantoran Bupati Tanah Bumbu, Senin (27/7/15).

Mardani H Maming juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh PNS dan PTT jika dalam melaksanakan tugas sebagai Kepala Daerah terdapat kekurangan. Ia pun mengajak kepada Pimpinan SKPD untuk terus meningkatkan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu baik itu pembangunan bidang Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan dan Bidang Perekonomian.

Pada kesempatan acara tersebut tak tampak Wakil Bupati Tanah Bumbu, Difriadi Darjat. Menurut beberapa PNS, Pejabat yang bersangkutan sedang berpergian keluar daerah. (Hum/ISp)

 
 

[Opini] PDAM, Antara Meraih Laba dan Pelayanan Publik

OPINI



Imi Suryaputera
Pemred Jurnalisia Online
Seperti halnya PT PLN, perusahaan milik Negara yang menguasai kelistrikan; hajat hidup orang banyak, begitu pula PDAM (Perusahaan daerah Air Minum), juga sama-sama milik Negara.

Bedanya PDAM merupakan perusahaan milik Negara yang pembentukan dan pengelolaannya diserahkan ke masing-masing Pemerintah Daerah sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat (Negara).

PDAM menguasai hajat hidup orang banyak di bidang penyediaan dan distribusi air, yang tak kalah vitalnya dengan listrik.

Sebagai satu bentuk perusahaan atau lembaga usaha, tentu saja baik PT PLN maupun PDAM 'wajib' mengedepankan mencari dan meraih keuntungan (profitable) meski tak mengenyampingkan sisi pelayanan (service) terhadap publik selaku konsumen.

Perusahaan dimanapun dan apapun bentuknya; tentu memiliki modal, baik berasal dari internal (Komisaris dan Direksi), juga penyertaan modal dari pihak lain apakah secara langsung maupun melalui bursa efek (right issue).

Akan halnya PDAM kebanyakan modal berasal dari pihak Pemerintah Daerah selaku pemilik dan pengelola. Pertambahan modal berasal dari penyertaan yang dananya dianggarkan melalui APBD. penyertaan modal ini disamping untuk menjaga 'kesehatan' keuangan PDAM, juga sebagai suntikan untuk pengembangan usaha.

Pihak Pemerintah Daerah dalam hal penyertaan modal ke PDAM mesti melalui evaluasi kinerja dan sisi keuntungan yang sudah diperoleh PDAM selama perusahaan tersebut berdiri dan memberikan pelayanan. Karena sifatnya pelayanan terhadap hajat hidup orang banyak, sisi pelayanan ini jangan sampai selalu dijadikan alasan bagi PDAM untuk terus meminta penyertaan modal dengan tak mengindahkan tujuan utamanya meraih keuntungan (laba) sebagai pemasukan bagi pendapatan daerah.

DPRD selaku mitra dekat Pemerintah Daerah mesti bertindak jeli dan selektif dalam menyikapi usulan PDAM melalui Pemerintah daerah dalam hal meminta penyertaan modal. Komisi yang membidangi masalah ini mesti proaktif melakukan pengamatan dan evaluasi terhadap kinerja PDAM, meskipun disana sudah terdapat Badan Pengawas selaku Supervisor-nya PDAM.

Intinya PDAM selaku perusahaan jangan sampai melupakan fungsi utamanya sebagai lembaga usaha yang mencari dan meraih keuntungan.

 
Copyright © 2015 SARAJUT. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger