Politik    Sosial    Advertorial    Ekonomi    Editorial    Hukum    Keagamaan    Kecelakaan    Kesehatan    Kriminalitas    Lingkungan    Lipsus    Musik    Sport   
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Politik. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Politik. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Jaga Situasi Kondusif Jelang Pilkada

TANAH BUMBU,
"Sebagaimana pesan pak Sekda, kita semua harus mampu menjaga situasi kondusif selama menjelang Pilkada. Jangan sampai pelaksanaan program pembangunan daerah dijadikan konsumsi publik yang kesannya negatif akibat kepentingan politik."

Hal itu disampaikan oleh Asisten Bidang Pemerintaah Pemkab Tanah Bumbu,  Idjra'i, M.Pd saat Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Kecamatan di aula Kecamatan Sungai Loban, Kamis, (6/8/15) lalu. 
 
Tidak menutup kemungkinan tambah Idjra'i, selama menjelang Pilkada banyak terdapat oknum di masyarakat yang berupaya menyoroti kelemahan kinerja Pemerintah demi kepentingan politik.
 
Rakor diikuti oleh hampir seluruh Camat yang ada di Tanah Bumbu. Acara tersebut dirangkai dengan peresmian kantor Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Sungai Loban dan sosialisasi pembentukan Tanah Bumbu sebagai daerah atau Kabupaten Layak Anak (KLA) mulai tahun 2016. (Relhum)
 
 

PT KAM dan Polres Tanah Bumbu Inisiasi Simulasi Penanggulangan Karhutla

TANAH BUMBU,
Tim Gabungan yang terdiri dari Instansi Pemerintah dan Perusahaan Swasta memperagakan kemampuannya memadamkan titik api.

Itu dilakukan pada simulasi untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mengambil tempat di areal perkebunan milik PT Kodeco Agrojaya Mandiri (KAM) di Desa Maju Bersama, Selasa (23/2/16) lalu.

Simualsi tersebut atas inisiasi dari PT KAM dan Polres Tanah Bumbu. Tujuan dari simulasi itu untuk meningkatkan pencegahan dan menanggulangan kebakaran hutan dan lahan di 2016 ini. Dan sebagai tindakan pre-emptif.

Kegiatan itu mendapat apresiasi dari Pemkab Tanah Bumbu, melalui Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Hamaluddin Taher Pemkab menyatakan apresiasinya. (Relhum)

Pasangan BiRu Lakukan Kampanye Tertutup di Satui

TANAH BUMBU,
Tim Sukses Pemenangan Pasangan Calon Kepala Daerah Kalsel, H. Sabirin Noor dan Rudy Resnawan mengadakan kampanye tertutup di desa Tegalsari Kecamatan Satui, Sabtu (26/5/15).

Kampanye tersebut diusung oleh beberapa partai politik diantarannya Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, Partai Grindera, PDIP, PKS dan PPP.

Seorang Kader dari Parpol Pengusung, Abdullah Audah dari PAN mengatakan, tujuan kampanye tertutup ini hanya ingin bersilaturahmi dan berdialog serta tanya jawab antara Parpol Pengusung H. Sabirin Noor dan Rudy Resnawan (BiRu) dengan Tokoh Warga. 
 
Seorang Tokoh Warga Desa Tegal Sari, Satar mengatakan, jika nantinya Pasangan H. Sabirin Noor dan Rudy Resnawan terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Periode 2016-2021, ia berharap untuk bisa menyetabilkan harga karet yang selama ini anjlok di pasaran.
 
"Agar nantinya jika terpilih menjadi perhatian, karena kebun karet merupakan penghasilan warga kami disini," tutur Satar.
 
Hadir pada kampanye tertutup tersebut selain para warga, juga dari pihak Polsek dan Koramil Satui sebagai pengamanan dalam kampanye tertutup itu. (Herry)

[Editorial] Berbagi Air Gratis dan Pilkada

EDITORIAL



Imi Suryaputera,
Pemred Jurnalisia Online
Musim kering tampaknya melanda seluruh wilayah Propinsi Kalimantan Selatan. Sejauh ini jika menyimak berita dari berbagai Media Massa, tampaknya nyaris seluruh wilayah Indonesia dilanda musim kering.

Dampak langsung dari musim kering yang cukup panjang adalah krisis air yang menimpa warga. Di wilayah Kabupaten Kotabaru terutama warga yang berada di daratan Pulau Laut dimana ibukota kabupaten berada, sudah 2 bulan terakhir banyak warga yang mengalami kekurangan air bersih.

Dampak kekurangan air bersih ini juga menimpa tak sedikit warga di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu. Warga sudah mulai banyak yang membeli air dari mobil-mobil penjual air terutama bagi warga di kawasan Kecamatan Simpang Empat dan Batulicin.

Dan secara kebetulan saat musim kering ini bertepatan dengan saat-saat menjelang Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) di beberapa kabupten/kota di Kalimantan Selatan serta Pilgub (Pemilihan Gubernur) Kalimantan Selatan.

Musim kering dan moment Pilkada ini pun dimanfaatkan oleh para Calon Kepala Daerah untuk berbagi air bersih gratis ke para warga yang sedang mengalami kesulitan air. Juga terdapat beberapa perusahaan yang berbuat sama membagi air secara gratis. Terlepas apakah mereka yang telah bersedia mengulurkan tangan dan berbagi tersebut memiliki tujuan tertentu atau tidak; tindakan itu patut diapresiasi, setidaknya ini sebagai stimulan (perangsang) bagi yang mampu lainnya untuk berbuat sama.


Memang terdapat pihak-pihak yang sinis bahkan curiga terhadap mereka yang berbagi air bersih gratis tersebut. Sangat wajar terdapat tanggapan yang berbeda terhadap suatu tindak perbuatan. Karena sudah menjadi sifat kebanyakan manusia suka mencela; yang berbuat saja masih dicela apalagi yang tak berbuat sama sekali.

Hal yang arif yang patut melekat pada para penerima bantuan adalah tetap dan terus berpikir positif (positive thinking) terhadap si pemberi. Kalau pun pihak si pemberi mengharap sesuatu dari pemberiannya, maka keputusan akhir ada di pihak si penerima apakah ia juga akan membalas pemberian, atau hanya membalas dengan ucapan terima kasih saja.

Akhirnya apapun yang kita lakukan menjelang saat-saat Pilkada ini amat sangat mungkin akan selalu dihubung-hubungkan dengan manuver politik, atau minimal dipolitisir oleh para pengkritik yang belum tentu bisa berbuat yang berguna daripada yang ia kritik.

Lanjutkan hal-hal yang baik meski ibarat anjing menggongong kafilah tetap berlalu.

Pasangan BiRu Kampanye Tertutup di Desa Jombang

TANAH BUMBU,
Tim Sukses Pemenangan Pasangan Cagub/Cawagub Kalsel, H. Sahbirin Noor dan Rudy Resnawan mengadakan kampanye tertutup di Desa Jombang Kecamatan Satui, Minggu (18/6/15).

Kampanye tersebut diusung oleh beberapa Partai Politik diantaranya Partai Amanat Nasional (PAN) Partai Golkar, Partai Gerindra, PDIP, PKS dan PPP.

Seorang Tokoh Warga Desa Jombang, Margono mengatakan kesulitan yang dialami desanya adalah masalah air bersih dan listrik, serta jalan yang masih belum terpenuhi. Mengenai listrik yang jaringannya sudah terpasang, menurutnya di RT 12 dan RT 07 yang sampai sekarang belum menyala.

"Beberapa kali kami mengajukannya namun pihak PT PLN Persero mengatakan masih dalam proses, yang sampai kapan proses itu tak diketahui," tutur Margono.

Ditambahkannya, kalau Pak Sahbirin mengharap bantuan dan dukungan warga Jombang, mereka siap memberikannya asalkan kesulitan mereka juga dibantu.

Menanggapi kesulitan air yang dikeluhkan warga setempat. Anggota DPRD Tanah Bumbu dari Komisi III, Sahrifin yang ikut hadir sebagai kader dari Parpol Pendukung, langsung menelpon seseorang agar mengirim air.

Sekira setengah jam, air bersih pun datang dengan menggunakan mobil. Sahrifin juga berjanji akan mendatangi langsung pihak PT PLN, mendesak agar memberikan penerangan kepada warga Desa Jombang yang selama ini listriknya masih belum menyala sepenuhnya. 

Ditambahkan Sahrifin, terkait perbaikan jalan di Desa Jombang akan masuk dalam agendanya. Dan secepatnya akan diperbaiki. (Herry)

Malam Takbir Idul Fitri Diramaikan Pawai Miniatur Mesjid

TANAH BUMBU,
Sedikitnya 51 mobil berhiaskan aneka miniatur mesjid dengan kerlap kerlip lampu, dan dentuman beduk yang diselingi dengan suara takbir berbaris rapi menyusuri jalan dari Terminal Kersik Putih melintasi Batulicin menuju Simpang Empat, lalu berbelok ke arah jalan Transmigrasi Plajau Simpang Empat Markas Kompi, dan berbelok lagi menuju Jalan Kodeco, terus mengarah ke Simpang Tiga Bundaran Kodeco Tungkaran Pangeran, hingga akhirnya kembali ke Terminal kersik Putih sebagai finisnya, Kamis Malam (16/07/15).

Menurut Panitia Pelaksana Festival Pawai Tanglong Malam Takbiran 1 Syawal 1436 Hijriyah Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu 2015, Bagian Kesra Tanah Bumbu menyebut, dari 51 peserta tersebut terdiri dari 42 dari Instansi Pemkab Tanah Bumbu, dan 9 peserta dari umum (Yayasan, Ponpes dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda).

"Total hadiah yang disediakan Panitia sebesar Rp 140 juta. Sedangkan kegiatan ada di 2 tempat, yaitu di Terminal Kersik Putih Batulicin dan di Pagatan Kusan Hilir," ujarnya.


Disebutkannya, untuk Juara 1 kategori Instansi dan Umum akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 20 juta. Juara Kedua mendapatkan hadiah sebesar Rp 15 juta, dan Juara Tiga masing-masing sebesar Rp 12,5 juta.

"Untuk Juara Harapan 1, 2 dan 3 berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp 10 juta, Rp 7,5 juta dan Rp 5 juta. Pendaftarannya gratis, tanpa dipungut biaya," tambahnya.



Sedangkan kategori penilaian untuk menentukan Juara terdiri dari 4 kategori, yaitu Takbir, Tanglong, Tema serta Ketertiban dan Kekompakan.

Pawai Tanglong tersebut dibuka dan dilepas secara langsung oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Drs. Ijra'i dan turut dihadiri oleh Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Kus Subiyantoro serta pejabat SKPD Pemkab Tanah Bumbu dengan dibantu jajaran personel Polres Tanah Bumbu sebagai pengatur lalulintas juga pengamanannya dan didukung satuan staf Dishub Tanah Bumbu.

Sementara itu peserta tanglong kategori SKPD yang mendapatkan Juara I adalah Dinas Kehutanan dan perkebunan Tanah Bumbu, Juara II adalah Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sedangkan Juara III adalah Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik. Untuk Kategori Umum Juara I Mesjid Al Ikhsan,  Juara II Mesjid Darul Muttaqin, dan Juara III Mesjid Attaqwa Batulicin. (Relhum/Adv)

Warga Berharap Pasangan BiRu Memperhatikan Masalah Air Bersih


TANAH BUMBU,
Tim Pemenangan Pasangan Cagub/Cawagub Kalsel, H .Sabirin Noor dan Rudy Resnawan (BiRu) mengadakan Kampanye Dialogis di Desa Satui Timur Kecamatan Satui, Senin (26/10/15).

Muhamad Rendy Efendy dari Tim BiRu mengatakan kedatangan mereka membawa nama dan mengemban amanah untuk berkunjung ke desa-desa yang ada di wilayah Tanah Bumbu. Tujuannya untuk mendengarkan berbagai kesulitan warga yang ada  di desa.
 
Abdulah Audah dari Tim BiRu Kecamatan Satui, mengatakan seluruh Partai Politik pengusung menilai Pasangan BiRu bersih dari kasus hukum.
  
Seperti biasanya keluhan warga adalah terkait kesulitan air bersih dikarenakan musim kemarau yang cukup panjang. 
Sunarwi, seorang warga Satui Timur berharap jika nanti Pasangan BiRu terpilih, agar memperhatikan masalah penyediaan air bersih. (Herry)

 

[Advertorial] Pemilukada di Tanah Bumbu Ditargetkan Lebih 85 Persen Pemilihnya

TANAH BUMBU,
Pemilukada Serentak semakin mendekati tanggal pelaksanaan, yakni tanggal 9 Desember 2015.

Pemerintah Pusat menargetkan jumlah pemilih Pilkada secara serentak di Indonesia tahun ini diharapkan bisa mencapai lebih dari 75 persen.Sedangkan di tanah Bumbu dengan adanya sosialisasi yang dilakukan di masyarakat dan persiapan dari KPU jumlah pemilih Pilkada akan mencapai lebih dari 85 persen.
 
Pelaksanaan pesta demokrasi ini diharapkan oleh semua pihak akan berjalan aman tanpa sedikitpun menimbulkan kericuhan di tengah masyarakat.

Untuk itulah Pj Bupati tanah Bumbu, Drs. H. Wahyuddin, M.AP menghadiri Rakornas Pemantapan Pelaksanaan Pilkada Serentak di gedung Ecopark Jakarta beberapa waktu lalu.

�Sebagaimana diharapkan Presiden, pelaksanaan Pilkada 2015 harus berjalan aman. Semua instansi dari masing-masing daerah diharapkan semaksimal mungkin melakukan persiapan pelaksanaan Pilkada tersebut,� kata Darmiadi, M.AP, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanah Bumbu yang ikut mendampingi Pj Bupati Tanah Bumbu. 

  
Ditambahkan Darmiadi, melalui Pilkada tersebut seluruh elemen masyarakat diharapkan turut berpartisipasi dalam menentukan Calon Kepala Daerah yang dikehendaki. Tahapan sosialisasi sekaligus Rakor baik dengan masyarakat maupun instansi terkait akan terus dilakukan sebelum Pilkada berlangsung, termasuk juga melakukan Rakor dengan para Camat, Lurah atau Kepala Desa, serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat agar mereka semua dapat semaksimal mungkin mendukung jalannya pelaksanaan Pilkada dengan baik.

Menurut Darmiadi pula, inilah Pilkada pertama dalam sejarah bangsa yang dilaksanakan secara serentak. Pilkada tersebut akan menjadi penentu awal pelaksanaan roda pembangunan selama 5 tahun ke depan bagi daerah yang melaksanakan. 

�Oleh sebab itu saya harapkan masyarakat semuanya bisa memilih Calon Kepala Daerah melalui Pilkada tersebut. Jangan sampai justru mereka banyak yang tidak memilih atau masuk kategori Golput,� tegas Darmiadi. 

Sebagaimana yang ditargetkan oleh pemerintah pusat, katanya, jumlah pemilih Pilkada secara serentak di Indonesia tahun ini diharapkan bisa mencapai lebih dari 75 persen.
Namun pihaknya yakin, berkat adanya sosialisasi yang dilakukan dimasyarakat dan persiapan dari KPU jumlah pemilih Pilkada di Kabupaten Tanbu akan mencapai lebih dari 85 persen. (Adv/AR/Relhum)

[Adv] Logistik Pemilukada Tanah Bumbu Dalam Keadaan Baik

TANAH BUMBU,
Pemkab Tanah Bumbu meninjau kesiapan dan memastikan kesiapan pelaksanaan Pemilukada serentak di Tanah Bumbu.

Mewakili Pemkab Tanah Bumbu peninjauan dilakukan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H.M. Idjrai, M.Pd, yang secara langsung ke gudang logistik milik KPUD Tanah Bumbu. Yang diperiksa antara lain; kotak suara, kertas suara, bilik suara, tinta, dan alat-alat pendukung lainnya yang kesemuanya dalam keadaan baik.


Sementara itu Penjabat Bupati Tanah Bumbu, Drs. Wahyuddin mengimbau kepada seluruh masyarakat Tanah Bumbu agar menyukseskan pelaksanaan Pemilukada dengan aman, damai dan lancar, serta agar tidak Golput.

Turut pada peninjauan dan pemeriksaan logistik Pemilukada itu antara lain Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Darmiadi serta didampingi Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Tanah Bumbu dan Satuan Polisi Pamong Praja. (Adv/Relhum)




[Advertorial] Pemkab Tanah Bumbu Dorong Profesinalisme PNS

TANAH BUMBU,
Pemkab Tanah Bumbu melalui Bagian Organisasi melaksanakan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) evaluasi jabatan pegawai guna mendorong peningkatan kualitas kinerja PNS yang lebih profesional.

Kepala Bagian Organisasi, M. Yusri melalui Kepala Sub Bagian Analisis Formasi Jabatan, Abdul Malik mengatakan, evaluasi jabatan merupakan bagian penting dari proses manajemen SDM untuk mengukur bobot jabatan sekaligus menghasilkan nilai dan kelas jabatan yang sesuai dalam sistem aparatur pemerintahan.
 
"Evaluasi jabatan ini dilakukan untuk menentukan nilai yang akan digunakan untuk penentuan kelas jabatan. Hasil evaluasi jabatan yang berupa nilai dan kelas jabatan juga dapat digunakan dalam program kepegawaian seperti penyusunan formasi, sistem karir, kinerja, pemberian tunjangan serta sistem penggajian,� katanya pada saat pelaksanakan Bimtek evaluasi jabatan pegawai di Gedung Mahligai Bersujud.
 
 
Pelaksanaan Bimtek diikuti peserta dari seluruh instansi SKPD dengan dasar materi yang berupa Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 34 Tahun 2011 Tentang Pedoman Evaluasi Jabatan.
 
Nilai dan kelas suatu jabatan nantinya akan digunakan untuk menentukan besaran gaji secara adil, layak, dan selaras sesuai beban kerja dan tanggungjawab jabatan tersebut
Evaluasi jabatan menggunakan metode Faktor Evaluasi Sistem (FES) yang terdiri dari ruang lingkup dan dampak program, pengaturan organisasi, wewenang penyeliaan, dan manajerial hubungan personal, serta tingkat kesulitan dalam pengarahan pekerjaan dan kondisi lain.
 
"Penyusunan nilai dan kelas suatu jabatan ini sangat penting untuk dilaksanakan karena ke depannya sistem penggajian pegawai negeri berdasarkan 3 komponen yaitu gaji pokok, tunjangan kerja dan tunjangan kemahalan," ucap Abdul Malik.
 
Ia juga mengatakan setiap pegawai negeri akan mendapatkan besaran gaji yang berbeda.
 
Sementara itu Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming melalui Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Bakhriansyah mengatakan, untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih dari KKN serta menciptakan PNS yang profesional maka diperlukan peningkatan kualitas SDM.
 
"Saat ini Bimtek dilaksanakan untuk kalangan PNS. Bimtek ini merupakan langkah serius pemerintah untuk menciptakan PNS yang profesional," ujar Bakhriansyah.
 
Ia menambahkan, menyusul adanya Bimtek, Pemerintah Daerah menghendaki agar pegawai negeri di Tanah Bumbu dapat menjalankan tugasnya secara profesional sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih maksimal.
3 prinsip penting dalam hal pekerjaan yang berupa komukasi, koordinasi, dan implementasi harus lebih dikedepankan demi tecapainya hasil kerja yang baik sebagaimana yang diinginkan. (Relhum/Adv)

Sosialisasi Anti Faham Radikalisme Bagi Para Murid SLTA

TANAH BUMBU,
Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Propinsi Kalsel melakukan sosialisasi Faham Radikalisme dan Terorisme bagi para muris tingkat SLTA di Kabupaten Tanah Bumbu.
 
Dengan sosialisasi ini diharapkan  generasi muda  di Kabupaten Tanah Bumbu akan lebih waspada terhadap ancaman dari luar dan juga sebagai modal  bagi murid memahami lingkungan sehingga tidak mudah terpengaruh dengan adanya aliran radikal.

�Ini penting mengingat murid khususnya dan generasi muda umumnya adalah target utama propaganda radikalisme,� ujar Darmiadi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tanah Bumbu pada saat membuka Sosialisasi, Sabtu (24/10/15) lalu, di Aula Gedung Sekretariat TP PKK Tanah Bumbu, Simpang Empat.

Pengurus FKPT Propinsi Kalsel, Drs. Aliansyah Mahadi, M.AP mengatakan, Sosialisasi ini merupakan program kerja dari FKPT untuk membantu pencegahan terorisme di daerah serta mengantisipasi tumbuh kembangnya paham radikalisme.

�Dilihat dari letak geografisnya, Kalsel bisa dimasuki melalui jalur darat maupun laut. Selain itu juga, bisa dijadikan perekrutan bagi anggota baru terorisme. Ini  yang harus kita waspadai dan cegah,� ujar Aliansyah.

Menurut Aliansyah, setiap orang bisa menjadi sasaran penyebarluasan paham terorisme. Namun biasanya yang rentan yaitu orang yang bingung, orang yang merasa tak berharga, orang yang tak kritis, orang yang tertutup atau pendiam diluar kelompoknya, orang yang tak toleran terhadap kelompok lain, serta orang yang mudah meledak-ledak.

Untuk membantu menangkal penyebaran paham terorisme dengan menyebarkan paham keterbukaan. Dengan keterbukaan bisa mencegah aksi terror.

�Dengan keterbukaan, pengenalan terhadap orang lain akan meningkat. Cara paling mudah, misalnya mengenal orang di lingkungan terdekat, seperti tetangga, warga komplek, kantor, dan lainnya. Selain mempererat hubungan, hal tersebut sangat efektif mencegah pelaku teror bersembungi di tengah masyarakat," tutup Aliansyah. (Relhum)

Irhami Perkenalkan Calon Wakilnya di Halal Bilhalal PGRI

KOTABARU,
Bakal Calon Bupati Kotabaru Incumbent, Irhami Ridjani Rais memperkenalkan Bakal Calon Wakilnya ke para Guru, Sabtu (8/8/15).

Acara halal bilhalal para Guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kotabaru, dihadiri sejumlah Pejabat tak terkecuali Bakal Calon Bupati Kotabaru Incumbent, Irhami Ridjani Rais, juga seorang Anggota DPRD Kotabaru yang diketahui berasal dari Partai Nasdem.

Pada kesempatan itu Irhami memperkenalkan Bakal Calon Wakilnya yang akan maju bersamanya di Pilkada Kabupaten Kotabaru pada 9 Desember 2015 mendatang. Halal bilhalal yang dihadiri ratusan Guru itu dilaksanakan di gedung Paris Barantai. 

Seorang Guru yang ikut hadir pada acara tersebut sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan Bakal Calon Bupati Kotabaru yang ia anggap 'mendompleng' acara yang semestinya bersih dari unsur politik.

"Mereka (Balon Kepala Daerah, Red) itu sudah bisa dikatakan melakukan kampanye kepada warga yang dalam hal ini para Guru," ungkap seorang Guru yang tak mengira sebelumnya acara bakal diwarnai oleh unsur politis.

Acara halal bilhalal itu dihadiri oleh seluruh sekolah dari tingkat PAUD hingga SLTA, yang masing-masing diwakili 1 Kepala Sekolah dan 2 orang Guru. (JCO)

Sayyed Jafar Al Iderus Kemungkinan Lolos dan Maju di Pilkada Kotabaru

KOTABARU,
Kubu Pasangan Bakal Calon Kepala Daerah Kotabaru, Sayyed Jafar Al Iderus dan Burhanuddin menggugat KPUD Kotabaru terkait pencalonan mereka, Selasa (11/8/15).

Sidang Gugatan digelar di Kantor Panitia Pengawas Pemilihan Kepada Daerah (Panwaslihkada) Kotabaru, dipimpin 3 orang Komisioner Panwaslihkada;Yuliyanto, ST, M.Si, Zainal Abidin, S.Sos, dan Hj. Asni Harijati, S.Sos, SH
Pada persidangan itu, Sayyed Ali Al Iderus dari Tim Kuasa Hukum Sayyed Jafar Al Iderus tidak hanya membacakan beberapa hal yang menjadi dasar gugatan, juga menghadirkan saksi-saksi ahli.
 


"Tim 10 DPP Partai Golkar hanya mendukung Pasangan Bakal Calon Bupati Sayyed Jafar Al Iderus dan Burhanuddin," kata Melki Lakalena dari Tim 10 DPP Partai Golkar bentukan 2 kubu yang sengaja datang ke Kotabaru untuk keperluan gugatan tersebut.


Melki Lekalena mengungkapkan, tidak ada kubu di DPP Partai Golkar. Kedua kubu sudah membentuk Tim 10 (5 dari Kubu Agung Laksono dan 5 dari Kubu ARB) yang bertugas memberikan SK ke seluruh Propinsi dan Kabupaten/Kota.  

"Adanya informasi dan sudah terjadi bahwa ada Balon lain yang mendaftar di KPUD menggunakan Partai Golkar, kami sudah klarifikasi semuanya. Keputusan Tim 10 tidak berubah; mengusung pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Sayyed Jafar Al Iderus dan Burhanuddin.


Sedangkan Dr. Mohammad Effendy, SH, MH, Saksi Ahli dari Fakultas Hukum Unlam Banjarmasin yang juga dihadirkan fokus memberikan pandangan hukum terkait masalah dukungan PKS.

Mengawali penjelasannya Mohammad effendy mengatakan, "pada waktu Sayyed Jafar Al Iderus mendaftar ke KPUD pada tanggal 28 Juli 2015 lalu, yang bersangkutan menyiapkan dokumen dukungan dari PPP, PKS, dan Partai Golkar.


hasil verifikasi KPUD waktu itu dokumen PPP diakui, tapi dokumen PKS tidak memenuhi syarat, karena pada tanggal 27 Juli 2015 ada pembatalan dukungan dari PKS yang awalya mendukung Sayyed Jafar Al Iderus beralih ke Alamsyah.

"Proses pembatalan dukungan dari DPP PKS itu cacat hukum, karena tidak boleh ada pembatalan mendadak. KPUD kurang cermat karena Pengurus Cabang PKS daftarnya ada di KPUD yang sah yang harus menandatangani dokumen. Kalaupun ada pergantian Pengurus baru, itu tentu tidak terdaftar di KPUD. Seharusnya KPUD berpegang pada siapa Pengurus PKS yang terdaftar di KPUD," jelas Mohammad Effendy.

Dilanjutkannya, ini merupakan tindakan sewenang-wenang dari Pimpinan Partai, dan ia tidak bisa mengatakan hal ini merupakan urusan internal PKS. Urusan internal itu kalau soal pecat memecat didalam partai. Ketika memecat Pengurus tapi ada kaitan dengan pihak lain, ini sudah menjadi  urusan publik.

"Kita berharap PKS memberikan pembelajaran yang baik untuk masyarakat. Pada saat terkahir PKS membatalkan, ini pendidikan politik yang kurang baik kepada masyarakat. Orang siap-siap mendaftar tiba-tiba dibatalkan, kalau begini tidak ada kepastian hukum bagi masyarakat," tambahnya.
 

Dipertegas Melki lagi, DPP Partai Golkar sudah satu suara. PPP juga, ini sudah cukup untuk mengusung Pasangan Balon Kepala Daerah Kotabaru (Sayyed Jafar Al Iderus - Burhanuddin).
"Sedangkan PKS sudah kita klarifikasi, juga dan kemungkinan akan mendukung pasangan Sayyed Jafar Al Iderus - Burhanuddin," ungkap Melki.

Melki pun berkeyakinan, putusan KPUD Kotabaru pada Sabtu depan setelah sidang kedua dilaksanakan tanggal 15 Agustus itu, memutuskan dengan seadil-adilnya dan menerima berkas pendaftaran Sayyed Jafar Al Iderus - Burhanuddin.

Yuliyanto, ST, M.Si, dari Panwaslihkada, seorang dari 3 Pimpinan Majelis Musyawarah menjelaskan, setelah sidang pertama gugatan Pasangan Sayyed Jafar Al Iderus - Burhanudin disampaikan pada sidang perdana ini, selanjutnya Panwaslihkada Kotabaru akan mengkaji berkas gugatan sambil berkonsultasi dengan Bawaslu Pusat. Dari kajian nanti Panwaslihkada hanya sebagai mediator, hasil akhirnya akan ditawarkan perdamaian.


"Kita bukan yang memutuskan. KPUD tetap yang akan memutuskan,"ujar Yulianto.



-Ketua KPUD Kotabaru 'Ngacir'

Sayangnya M. Erfan, Ketua KPUD Kotabaru tidak bisa dimintai tanggapannya.
Sebelumnya para Kru Media sudah meminta dan memberitahu M. Erfan melalui staf yang ada di Kantor Panwaslihkada akan keberadaan sejumlah Kru Media sedang menunggunya.
 

Seorang dari Kru Media yang nampak melihat M. Erfan terkesan menghindari para Kru Media, karena setelah M. Erfan masuk ke ruangan belakang kantor, ditunggu hampir setengah jam tak nampak keluar kantor. Informasi yang didapat Ketua KPUD Kotabaru itu keluar lewat pintu belakang kantor Panwaslihkada.

Pantauan di tempat gugatan; berjalan aman dan lancar. Aparat keamanan pun berjaga-jaga didalam dan di halaman kantor Panwaslihkada. (Wan)

Timses BiRu Kampanye Tertutup di Desa Pendamaran Jaya Satui


TANAH BUMBU,
Tim Sukses Pemenangan Pasangan Cagub/Cawagub Kalsel, H.Sabirin Noor dan Rudy Resnawan (BiRu) mengadakan kampanye tertutup di Desa Pendamaran Kecamatan Satui (24/6/15).

Kampanye tersebut diusung beberapa Partai Politik diantaranya Partai Amanat Nasional (PAN) Partai Golkar, Partai Grindera, PDIP, PKS, dan PPP.

Adi Ogie dari Tim Sukses BiRu mengatakan, keberadaannya sebagai penyambuh lidah Pasangan BiRu yang berhalangan hadir. Kedatangannya ke desa ini untuk mendengar keluhan dan permintaan serta berdialog dengan warga terkait harapan terhadap Pasangan BiRu.


Jamaludin, mewakili warga setempat berharap kalau H. Sabirin Noor dan Rudy Resnawan terpilih nanti mereka minta 1 unit Exacavator untuk keperluan merehab dan memperbaiki tambak-tambak yang selama ini menjadi sumber penghasilan warga Desa Pendamaran. 

Ditambahkan Jamaludin, selama kurun waktu 8 bulan ini, desa mereka dilanda kekeringan dan sangat sulit mendapatkan air bersih. Juga penerangan listrik yang hanya sebagian menerangi rumah warga desa.


"Kalau H. Sabirin Noor dan Rudy Resnawan terpilih nanti tolong itu yang diperhatikan," ujar Jamaludin.

Ketua Tim Sukses BiRu Kecamatan dari PAN, Abudullah Audah mengatakan, H. Sabirin Noor adalah sosok yang bersih tak pernah tersangkut masalah hukum. Sedangkan Rudy Resnawan merupakan Mantan Wakil Gubernur yang selama menjabat selalu merakyat dan memperhatikan para Petani dan Nelayan, maka dari itu banyak warga Kalsel yang merindukan sosok Rudy Resnawan," ujarnya. (Herry)

Sayyed Jafar Al Iderus Tuding PKS Zalim

KOTABARU,
Tak ada teman abadi kecuali kepentingan; inilah politik. Dan ini menimpa Sayyed Jafar Al Iderus.

Bakal Calon Bupati Kotabaru, Sayyed Jafar Al Iderus menuding Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah berbuat zalim terhadap dirinya.
Pernyataan itu menyusul perlakuan PKS kepadanya yang batal mengusungnya untuk maju di Pilkada Kotabaru.
Diungkapkan Sayyed Jafar Al Iderus, sejak sebelum Pemilu Legislatif (Pileg) ia dan PKS, PPP, dan Partai Golkar sudah membentuk semacam koalisi, sehingga hasil di Pileg masing-masing Partai itu berhasil memperoleh 4 kursi di DPRD Kotabaru.
 
"Tidak hanya memupuk dan memelihara Koalisi dengan 3 Partai ini, diikat lagi dengan perjanjian kesepahaman bahwa saat  tiba waktunya seperti saat Pilkada ini akan mengusung saya," ungkap Sayyed Jafar.
 
Sedangkan untuk Partai Golkar, ia menuding diduga ada oknum di internal Partai yang sudah memalsukan SK dari DPP yang menyatakan dukungan kepada dirinya namun malah memberikan dukungan kepada Bakal Calon lain. Terhadap dugaan pemalsuan itu menurutnya, DPP Partai Golkar sudah melaporkan hal tersebut ke Mabes Polri.
Diketahui sebelumnya  ada 3 Partai yakni PKS, PPP dan Partai Golkar, ganda mengusung 3 pasang Bakal Calon Kepala Daerah; HM.Alamsyah dan H. Risdianto Haleng, Rudi Suryana dan Rizki Oktavianor, serta Sayyed Jafar Al Iderus dan Burhanuddin.

Informasi yang berkembang di masyarakat saat ini, Sayyed Jafar Al Iderus tidak lulus verifikasi ketika membawa berkas Partai pengusung. Karena itulah ia mengundang LSM dan Kru Media yang bertugas di Kotabaru untuk bersilaturahmi dan memberikan tanggapan atas isu-isu miring terhadapnya. (JCO)

 
Copyright © 2015 SARAJUT. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger